Cari
  • Ardian Susanto

7 Tips Menggoreng Pempek Beku Untuk Hasil Maksimal

Jangan sampai pempek beku jadi gosong ya


Penggemar pempek Palembang pastinya tidak akan melewatkan jalan-jalan ke tanah Bumi Sriwijaya tanpa membeli oleh-oleh jajanan wong kito galo yang satu ini. Bahkan tidak jarang ketika sudah ketagihan, kita pun bisa terkadang membeli pempek secara daring (online).


Apalagi di zaman serba terkoneksi seperti saat ini, di mana kita bisa dengan mudah melakukan transaksi jual beli di manapun dan kapanpun berkat pesatnya penggunaan media sosial sebagai sarana jual beli makanan daring.


Biasanya, pempek yang kita pesan secara daring ataupun beli di gerai oleh-oleh berbentuk pempek beku dan disimpan di freezer agar tahan lama. Hal ini memudahkan kita untuk dapat menikmatinya sewaktu-waktu tanpa harus repot membuat satu per satu. Kapanpun kita mau, kita tinggal mengeluarkan pempek beku tersebut, menggorengnya, dan siap untuk disantap.


Tapi jangan salah, menggoreng pempek beku ada tekniknya lho. Cara penggorengan yang tidak tepat bisa menggagalkan rencana kita untuk menikmati jajanan wong Palembang yang satu ini.


Kegagalan menggoreng pempek beku, dapat terjadi beberapa kemungkinan, seperti minyaknya bisa meletup dan mengenai kulit, antara pempek saling menempel, pempek menjadi keras (tidak kenyal sebagaimana mestinya), bagian dalam pempek masih beku sementara kulit luarnya sudah menghitam karena hangus, dan sebagainya.


Lalu bagaimana cara menggoreng pempek yang beku supaya rasanya tetap nikmat, kenyal, dan tidak alot? Bagaimana caranya supaya saat menggoreng pempek tidak meletus?


Yuk langsung saja kita simak 7 tips menggoreng pempek beku di bawah ini.


1. Pencairan pempek beku


Langkah pertama untuk mengolah pempek beku pastinya adalah dengan mencairkannya terlebih dahulu. Proses ini dikenal juga dengan nama food thawing.


Keluarkan pempek dari freezer dan biarkan beberapa saat sampai lapisan es yang menyelimutinya hilang atau cair.


Tips mencairkan pempek beku agar tidak cepat basi adalah dengan meletakkannya di lemari pendingin atau kulkas bagian bawah. Jangan diletakkan di udara terbuka. Hal ini penting untuk mencegah hadirnya bakteri, virus, atau jamur, karena pertumbuhan mikroorganisme tersebut bisa terjadi sangat cepat pada suhu ruangan.


2. Cuci pempek sebelum diolah


Umumnya pempek yang dikemas dibalur dengan tepung sagu di permukaannya terlebih dahulu. Hal ini untuk menjaga agar pempek tetap kering di dalam kemasan. Meskipun berguna pada saat proses pengemasan, tepung sagu pada permukaan pempek tersebut dapat menjadi lengket, sehingga akan menempel di pempek dan di wajan Anda. Pada akhirnya, wajan menjadi cepat gosong.


Nah, untuk menghindari risiko di atas, cuci pempek dengan air matang dan bersih terlebih dahulu sebelum mengolahnya. Pastikan untuk mencuci pempek setelah lapisan esnya mencair ya.




3. Hangatkan–kukus atau rebus–pempek beku sebelum digoreng


Setelah pempek bersih, tips berikutnya adalah dengan menghangatkan pempek terlebih dahulu sebelum digoreng. Anda bisa pilih, mau dikukus atau direbus. Durasi penghangatan tidak perlu terlalu lama, cukup dua atau tiga menit saja sampai teksturnya melunak.


Hal ini dianjurkan karena jika langsung digoreng, pempek yang masih dingin akan menghasilkan kulit yang terlalu garing namun bagian tengah di dalamnya masih dingin dan mentah. Jadi, tujuan menghangatkan pempek ini adalah supaya ia matang merata ketika digoreng nantinya.


4. Hilangkan kadar air pada pempek beku sebelum digoreng


Tips keempat adalah dengan meniriskan pempek setelah direbus atau dikukus. Biarkan kadar air pada pempek beku menguap terlebih dahulu. Jangan menggoreng pempek beku terutama pempek lenjer dalam keadaan masih panas atau baru selesai dikukus, karena pempek tersebut bisa jadi meledak dan pecah.


Jadi, perhatikan permukaan pempek sebelum digoreng. Jika permukaannya masih lembab atau bahkan basah, minyak panas dapat meletup ketika pempek dimasukkan ke dalam wajan. Selain itu, menggoreng pempek dengan kulit basah berisiko menghasilkan tingkat kematangan yang tidak merata.

5. Sesuaikan minyak dengan jenis pempek


Jangan lupa untuk memerhatikan jenis pempek yang akan Anda goreng, karena setiap jenis pempek sebaiknya digoreng dalam suhu minyak yang berbeda.

Misalnya, jika ingin menggoreng pempek adaan dan pempek kulit, sebaiknya masukkan pempek tersebut ke dalam minyak goreng pada saat minyak tidak terlalu panas untuk mencegah pempek lengket satu sama lain atau bahkan menempel pada permukaan wajan.


Untuk jenis pempek lain yang pada pembuatannya direbus terlebih dahulu, seperti pempek lenjer dan kapal selam, pempek tersebut harus digoreng dalam minyak panas. Sebaiknya menggunakan minyak goreng baru supaya rasa asli pempek tetap terjaga dan tidak berubah.


6. Jangan terburu-buru! Goreng pempek satu per satu


Masukkan pempek ke dalam penggorengan satu per satu dan beri jeda waktu sebelum memasukkan pempek selanjutnya. Hal ini terlihat sepele tapi penting supaya pempek tidak lengket satu sama lain.


7. Perhatikan durasi penggorengan


Menggoreng pempek beku tidak perlu terlalu lama, dan harus merata pada setiap sisinya. Jika Anda menggoreng terlalu lama, pempek bisa meletus dan pecah, atau teksturnya menjadi keras–alot, terlalu garing, tidak kenyal–dan kulitnya gosong.


Sebaiknya langsung angkat dan tiriskan pempek ketika pempek terlihat mulai membesar dan berwarna kekuningan atau golden brown.


Nah, itulah tadi ketujuh tips untuk menggoreng pempek beku. Selamat mencoba, dan sampai jumpa di artikel berikutnya!

47 tampilan

KAMI SIAP MELAYANI ANDA

© 2021 Pempek Palembang 21 by G&B

0